PEWARTAHARIAN Suasana pelantikan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten/kota se-Sulawesi Utara berubah menjadi saksi bisu atas deklarasi gagasan besar tentang masa depan pertambangan rakyat. Di hadapan para pengurus koperasi yang baru dilantik, Pengurus Dekopin Wilayah Sulut bidang pertambangan, Jim Yon, yang akrab disapa Tosbro 08, berdiri tegak menyuarakan visinya untuk membangun sinergi antara gerakan koperasi dan sektor ekstraktif.

Pria yang juga dikenal sebagai Panglima Besar Tosbro 08 ini tidak sedang sekadar menghadiri acara seremonial. Kehadirannya adalah simbol keterlibatan aktif elemen masyarakat dalam mengawal kebijakan strategis daerah. Dengan nada penuh optimisme, Jim Yon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, yang dinilainya telah bekerja luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat atas sumber daya alam.
“Saya, Jim Yon Tosbro 08, atas nama pribadi dan komunitas, ingin menyampaikan hormat dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Yulius Selvanus Komaling. Beliau adalah pemimpin yang tidak hanya mendengar, tetapi bergerak cepat membawa suara rakyat kecil ke tingkat nasional. Perjuangan beliau mengawal 63 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga ditetapkan oleh Kementerian ESDM adalah bukti nyata kepemimpinan yang berpihak,” ujar Jim Yon dengan penuh semangat di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Jim Yon menyoroti peran strategis Ketua Dekopinwil Sulut, Vecki Lumentut, yang juga menjabat sebagai Komisaris Bank SulutGo (BSG). Menurutnya, kepemimpinan Vecki Lumentut dalam menggerakkan roda koperasi di Sulut sangat krusial, terutama dalam menjawab tantangan di sektor pertambangan rakyat yang selama ini belum terorganisir dengan baik.
“Kita patut berbangga memiliki figur seperti Bapak Vecki Lumentut di Dekopinwil. Beliau adalah nahkoda yang tepat untuk memastikan koperasi tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga menjadi pilar utama dalam perekonomian modern, termasuk dalam mengelola potensi besar dari tambang rakyat. Sinergi antara Dekopin dan perbankan daerah seperti BSG adalah kunci untuk membuka akses permodalan bagi para penambang,” tegas Jim Yon yang mendapat sambutan hangat dari hadirin.
Menurut Jim Yon, penetapan 63 WPR oleh pemerintah pusat adalah pintu gerbang menuju tata kelola pertambangan yang lebih adil dan modern. Namun, pintu itu hanya bisa dimasuki jika para penambang bersatu dalam wadah yang kuat, yaitu koperasi. Ia mengajak seluruh penambang rakyat untuk tidak lagi bekerja sendiri-sendiri secara informal, melainkan berhimpun dalam koperasi agar suara mereka lebih didengar dan usaha mereka lebih berkembang.
“Koperasi adalah rumah kita bersama. Dengan berkoperasi, para penambang yang dulu mungkin bekerja dalam ketidakpastian, kini bisa bermitra dengan pemerintah dan perbankan secara profesional. Ini adalah jalan untuk mengubah wajah pertambangan rakyat dari sektor informal yang marginal menjadi tulang punggung ekonomi baru Sulawesi Utara,” papar pria yang konsisten menyuarakan pemberdayaan masyarakat ini.
Acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Vecki Lumentut tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Wakil Gubernur Viktor Maliangkay, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem koperasi yang kuat, termasuk di sektor pertambangan.
Kehadiran para kepala daerah ini dinilai Jim Yon sebagai sinyal positif bahwa pembangunan di Sulut dilakukan secara kolaboratif. Ia menekankan bahwa dukungan dari eksekutif sangat dibutuhkan agar koperasi dapat berperan optimal dalam mengelola potensi lokal, termasuk di wilayah-wilayah yang kaya akan sumber daya mineral.
“Torang harus bersyukur memiliki gubernur dan wali kota yang memiliki visi yang sama. Ini bukan hanya tentang membagi kue ekonomi, tetapi tentang memperbesar kue tersebut agar bisa dinikmati seluruh rakyat Sulut. Saya yakin, dengan dukungan pemerintah daerah, koperasi akan menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi di Bumi Nyiur Melambai,” tambah Jim Yon dengan nada optimistis.
Menutup pernyataannya, Jim Yon Tosbro 08 kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mendukung program-program pemerintah yang pro-rakyat. Ia percaya, sinergi antara tokoh masyarakat seperti dirinya, pimpinan koperasi seperti Vecki Lumentut, dan kepala daerah seperti Yulius Selvanus Komaling, adalah formula jitu untuk membawa Sulawesi Utara menjadi provinsi yang mandiri, sejahtera, dan berdaulat di bidang ekonomi.
“Kita semua punya tanggung jawab yang sama: membangun Sulawesi Utara. Mari kita jaga momentum baik ini. Torang samua ciptakan Sulut yang maju, di mana koperasi menjadi soko guru perekonomian dan tambang rakyat menjadi berkah bagi kesejahteraan bersama. Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Jim Yon disambut tepuk tangan meriah para pengurus koperasi yang hadir.(BRIANDY LEMPAS)




















