PEWARTAHARIAN Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara, Ringgo Redetyo, ST., M.IPU., ASEAN.Eng, menegaskan komitmennya dalam memulihkan kondisi jalan nasional di wilayah Sulawesi Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan Ringgo saat dikonfirmasi di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut di Airmadidi, Rabu (18/02/2026). Ia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah mengintensifkan perawatan jalan, khususnya penanganan jalan berlubang yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas menjelang arus mudik Idul Fitri.
Menurut Ringgo, curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor utama penyebab kerusakan di sejumlah ruas jalan nasional. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya volume kendaraan berat yang melintas, sehingga mempercepat penurunan kualitas aspal di beberapa titik.
Meski demikian, BPJN Sulut memastikan bahwa upaya perbaikan terus dilakukan secara bertahap. Mulai dari identifikasi kerusakan, penambalan sementara, hingga perbaikan permanen agar jalan kembali layak dilalui masyarakat.
“Kami mengupayakan jalan nasional tetap berfungsi optimal meskipun dalam kondisi cuaca ekstrem. Penanganan difokuskan pada titik-titik prioritas,” tegas Ringgo.
Untuk mempercepat penanganan, pihaknya telah menyiapkan alat berat di sekitar 50 titik strategis dengan radius penanganan sekitar 50 meter per titik. Dengan kesiapan tersebut, perbaikan darurat dapat dilakukan dalam waktu 2 hingga 3 jam setelah kerusakan terdeteksi.
Selain perbaikan rutin, BPJN Sulut juga menjalankan program preservasi jalan yang telah direncanakan dalam anggaran APBN 2026. Program ini bertujuan menjaga kualitas jalan dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Ke depan, BPJN Sulut juga merencanakan pembangunan jembatan di sejumlah titik guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Upaya ini diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui perbaikan jalan dan pembangunan infrastruktur pendukung, kami berharap mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman,” pungkas Ringgo.
Dengan langkah strategis ini, BPJN Sulawesi Utara berkomitmen memastikan akses transportasi tetap terjaga demi mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan keagamaan masyarakat di momen penting Lebaran 2026.(BRIANDY LEMPAS)




















